Loading
Selamat Datang di Waroeng PakDe SMA Blog's

Sekapur Sirih

Mohon beri Masukan, Saran, dan Kritikan mengenai isi kontens posting Blogspot ini, dan kalau diperlukan diharapkan kerjasama Anda dalam mengisi kontens posting Blogspot ini.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya
Admin - waroengpakde

Minggu, September 05, 2010

Soal Ulangan Ekonomi kelas XI IPS

Soal Ulangan Ekonomi kelas XI IPS
Pilihan Berganda :
01. Penduduk diusia 15 – 65 yang bermaksud mencari kerja disebut …
a. Tenaga kerja
b. Angkatan kerja
c. Bukan angkatan kerja
d. Pengangguran
e. Pemberi kerja

02. Pekerja yang bekerja tidak sesuai dengan jurusan dan keahliannya sehingga kurang produktif termasuk …
a. Pengangguran musiman
b. Pengangguran terselubung
c. Pengangguran terbuka
d. Pengangguran sukarela
e. Pengangguran teknologi


03. Cepatnya laju pertumbuhan penduduk di suatu Negara akan menyebabkan …
a. Kesempatan kerja bertumbuh dengan cepat
b. Penawaran bagi oleh perusahaan cenderung rendah
c. Berkurangnya pengangguran
d. Ditutupnya lembaga pendidikan
e. Gaji karyawan meningkat

04. Berikut ini beberapa kategori penganggur adalah kecuali…
a. Sedang mencari kerja
b. Sedang menjalankan usaha bisnis
c. Sedang tidak bekerja
d. Sedang mempersiapkan usaha baru
e. Sedang menanti panggilan interview

05. Masalah ekonomi yang paling mendesak yang harus segera diselesaikan pemerintah adalah ….
a. Masalah kemiskinan
b. Masalah partisipasi masyarakat
c. Masalah pemanfaatan teknologi
d. Masalah kerusakan hutan
e. Masalah peningkatan mutu angkatan kerja

06. PROPENAS dijabarkan menjadi …
a. REPETA
b. PELITA
c. GBHN
d. Sektor-sektor
e. PROPOSAL

07. Kesempatan kerja adalah …
a. Tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan
b. Warga Negara yang telah lulus pelatihan di bidang tenaga kerja
c. Penyediaan lapangan kerja bagi kaum pria
d. Penyediaan lapangan kerja bagi wisatawan
e. Penyediaan lapangan kerja bagi semua warga Negara dari semua umur

08.Adam Smith dan David Ricardo termasuk dalam aliran …
a. Ekonomi klasik
b. Ekonomi neo-klasik
c. Ekonomi sosialis
d. Ekonomi historis
e. Ekonomi merkantilisme

09. Berikut ini yang tidak termasuk dalam kelemahan pembangunan nasional era orde baru adalah …
a. Ketergantungan pada utang luar negeri
b. Pembangunan kurang begitu merata di daerah-daerah
c. Banyak industry berbahan dasar import
d. Tingginya beban pengembalian bunga dan pokok utang luar negeri
e. Munculnya agama yang diakui secara resmi pemerintah

10. Berikut ini merupakan contoh keberhasilan pembangunan ekonomi di masa era orde baru adalah …
a. Mencapai masa swasembada pangan
b. Membuat nilai kurs rupiah stabil pada level Rp. 1.000,- per US $ 1
c. Membangun ekonomi dengan sistem pasar bebas
d. Mencapai masa perekonomian matang
e. Membuat APBN selalu surplus

Essay Test
11. Tuliskan dampak pengangguran ?
12. Tuliskan perbedaan pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi ?
13. Tuliskanlah teori pertumbuhan ekonomi menurut:
a. W.W. Rostow
b. Karl Bucher
14. Tuliskan tujuan pemberian upah ?
15. Uraikanalh tujuan pembangunan jangka pendek dan tujuan pembangunan jangka panjang ?

Petuah :
"Belajar merupakan jalan menuju kesuksesan"

Jumat, September 03, 2010

Soal Ulangan Ekonomi kelas XII IPS

Soal Ulangan Ekonomi kelas XII IPS

Pilihan Berganda :
01. Perusahaan dagang ialah perusahaan yang kegiatannya …
a. Membeli bahan mentah dan menjual kembali setelah diolah menjadi barang jadi
b. Jual beli barang dan jasa
c. Membeli dan menjual barang tanpa mengubah bentuknya
d. Membeli barang untuk disewakan
e. Memproduksi barang-barang konsumsi

02. Kegiatan utama perusahaan dagang adalah …
a. Membeli bahan baku dan mengolahnya untuk dijual kembali
b. Membeli dan menjual barang tanpa mengubah bentuknya
c. Memperdagangkan surat berharga di bursa valuta asing
d. Menjual barang orang lain untuk mendapatkan komisi
e. Sebagai perantara dalam hal jual beli barang


03. Akun-akun yang dicatat dalam perusahaan dagang adalah , kecuali …
a. Penjualan
b. Pendapatan sewa
c. Piutang
d. Pembelian
e. Persediaan

04. Akun yang terdapat pada perusahaan dagang dan terdapat pada perusahaan jasa adalah akun …
a. Peralatan dan penysutuan peralatan
b. Harga pokok penjualan
c. Harga pokok pembelian
d. Penerimaan piutang dagang
e. Penjualan barang dagang

05. Tanggal 03 Juni 2005 dibeli barang dagang dari CV. Arco sebesar Rp. 5.000.000,- dengan syarat pembayaran 2/10.n/30. Jika pelunasan dilakukan tanggal 15 Juni 2005, maka jumlah yang harus dibayar adalah ….
a. Rp. 4.200.000,-
b. Rp. 5.100.000,-
c. Rp. 4.950.000,-
d. Rp. 4.900.000,-
e. Rp. 5.000.000,-

06. Transaksi berikut ini dapat dicatat kedalam jurnal penjualan …
a. Dijual tunai barang dagangan Rp. 500.000,-
b. Dijual barang dagangan Rp. 500.000,- dengan syarat 2/10.n/30
c. Diterima pelunasan harga faktur yang telah dijual Rp. 1.000.000,-
d. Dikirim nota kredit atas pengembalian barang dagang Rp. 200.000,-
e. Dijual barang dagang Rp. 750.000,- dan diterima tunai Rp. 400.000,-

07. Pada jurnal penerimaan kas terdapat jumlah untuk kolom Kas Rp. 8.000.000,- dan kolom Penjualan Rp . 4.500.000,- jumlah tersebut diposting ke buku besar utama …
a. Kas (D) dan Penjualan (D)
b. Kas (D) dan Penjualan (K)
c. Kas (K) dan Penjualan (K)
d. Kas (K) dan Penjualan (D)
e. Kas (D) dan Penjualan (K)

08. Yang dicatat dalam jurnal khusus pembelian adalah …
a. Pembelian barang dagang tunai
b. Pembelian barang dagang kredit
c. Penerimaa piutang
d. Pembayaran utang
e. Potongan penjualan

09. Dibayar per kas biaya angkut penjualan pada PT. Gloria Rp. 1.000.000,-, maka dapat dibuat jurnalnya adalah …
a. Beban angkut penjualan (D) dan Kas (K)
b. Utang Dagang (D) dan Kas (K)
c. Penjualan (D) dan Barang Dagang (K)
d. PT. Gloria (D) dan Kas (K)
e. Utang dagang (D) dan PT. Gloria (K)

10. Jurnal khusus digunakan untuk mencatat …
a. Transaksi penjualan
b. Transaksi pembelian
c. Transaksi yang sejenis dan sering terjadi
d. Transaksi penerimaan kas
e. Transaksi pengeluaran kas

Essay Test
11. Tuliskan karateristik perusahaan dagang ?
12. Tuliskan fungsi jurnal khusus dalam pembukuan perusahaan dagang ?
13. Tuliskan pembagian jurnal khusus dan gambarkan tabel jurnal khusus tersebut !
14. Tuliskan perbedaan antara perusahaan dagang dengan perusahaan jasa dalam hal menjurnal suatu transaksi ?
15. Data kasus :
Kegaitan selama bulan Juni 2006, UD Smart melakukan transaksi sebagai berikut :
Tgl 2 : Dibeli barang darang dari Toko ABC sebesar Rp. 4.000.000,- dengan syarat 2/10.n/30 dengan nomor faktur 12
Tgl 4 : Dibeli barang dagang dari Toko Makmur sebesar Rp. 2.500.000,- secara tunai.
Tgl 4 : Dijual barang dagang ke Toko Indah sebesar Rp. 2.500.000,- dengan syarat 3/10.n/30 dengan nomor faktur 54
Tgl 6 : Dibeli perlengkapan tokok dari Toko Jaya sebesar Rp. 6.000.000,- secara tunai
Tgl 8 : Dijual barang dagang ke Tn. Samsyul secara kredit sebesar Rp. 2.000.000,- dengan nomor faktur 60
Tgl 9 : Diterima pelunasan utang dari Toko Indah (tgl 4 Juni)
Tgl 10 : Dilunasi transaksi tanggal 2 Juni
Tgl 15 : Dijual barang dagang secara tunai ke Toko Amir sebesar Rp. 10.000.000,-
Tgl 18 : Diterima pelunasan dari Tn Syamsul (tgl 8 Juni)
Tgl 20 : Dibeli barang dagang dari Toko ABC sebesar Rp. 5.000.000,- dengan syarat 2/10.n/30 dengan nomor faktur 75
Tgl 29 : Dibayar biaya listrik, air dan telepon untuk bulan Juni sebesar Rp. 500.000,-
Tgl 30 : Dibayar gaji pegawai bulan Juni sebesar Rp. 2.500.000,-
Diminta :
Bentuk ke dalam Jurnal Khusus Pembelian, Jurnal Khusus Pengeluaran Kas, Jurnal Khusus Penjualan, Jurnal Khusus Penerimaan Kas, dan Jurnal Umum

Petuah PakDe :
"Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap"

Rabu, September 01, 2010

Soal Ulangan Ekonomi kelas X

Soal Ulangan Ekonomi kelas X
Pilihan Berganda :
01. Pengelompokan kebutuhan menjadi kebutuhan primer, sekunder dan kebutuhan tersier adalah pembagian kebutuhan atas dasar …
a. Subjek kebutuhan
b. Waktu kebutuhan
c. Intensitasnya kebutuhan
d. Jenis kelamin
e. Sifat kebutuhan

02. Berikut ini adalah factor yang mempengaruhi kebutuhan …
a. Jenis pekerjaan
b. Status dalam keluarga
c. Agama
d. Identitas diri
e. Jenis kelamin

03. Salah satu penyebab kelangkaan adalah …
a. Banyak sumber daya ekonomi yang rusak karena bencana alam atau salah urus
b. Penerapan sosialisasi dalam kegiatan produksi menambah hasil produksi
c. Sebagian masyarakat sudah merasa puas
d. Penemuan teknologi baru yang memungkinkan peningkatan produksi
e. Adanya penemuan baru

04. Biaya peluang atau opportunity cost adalah
a. Nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena memilih alternative kegiatan
b. Biaya untuk melakukan kegiatan produktif
c. Kemungkinan untuk memproduksi barang dan jasa pada waktu yang tepat
d. Dana yang tersedia untuk suatu keadaan yang berdaya guna
e. Nilai barang atau jasa yang ambil untuk kepentingan sendiri

05. Kegiatan pertukaran dilakukan dengan sistem barter, kegiatan produksi sebatas untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri merupakan cirri dari sistem ekonomi ….
a. Tradisional
b. Market
c. Command
d. Campuran
e. Terpusat

06. Dalam sistem ekonomi pasar, alat-alat produksi dimiliki oleh …
a. Pemerintah
b. Pemerintah dan swasta
c. Presiden
d. Individu atas swasta
e. Wakil rakyat

07. Semua tindakan berikut termasuk dalam kegiatan konsumsi adalah, kecuali …
a. Duduk di kursi
b. Menonton tv
c. Menonton konser
d. Menyewakan rumah
e. Mengendarai mobil

08. Perbedaan antara kebutuhan dan keinginan adalah …
a. Kebutuhan harus dipenuhi, keinginan tidak perlu dipenuhi
b. Kebutuhan harus dipenuhi terlebih dahulu, baru setelah itu keinginan
c. Kebutuhan lebih penting dari pada keinginan sehari-hari
d. Bila kebutuhan tidak dipenuhi, kehidupan kita akan terganggu sedangkan bila keinginan tidak dipenuhi kehidupan tidak akan terganggu
e. Kebutuhan semua orang sama dengan keinginan

09. Dalam ekonomi komando, peran pemerintah adalah …
a. Pengontrol
b. Pemerhati
c. Konsumen
d. Pelaku Utama
e. Pembuat kebijakan

10. Sistem ekonomi tradisional memiliki kelemahan diantaranya …
a. Profesionalisme rendah
b. Sering terjadi krisis
c. Monopoli lebih besar peluangnya
d. Produktivitas tinggi
e. Produktivitias yang terkendali

Essay Test
11. Tuliskanlah pengertian sistem ekonomi dan kebutuhan?
12. Uraikanlah ciri-ciri sistem ekonomi komando ?
13. Tuliskanlah faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan ?
14. Tuliskanlah ciri-ciri sistem ekonomi tradisional ?
15. Apa yang dimaksud dengan kelangkaan dan tuliskan masalah-masalah ekonomi klasik dan modern ?

Petuah PakDe :
"Banyak orang sebenarnya sudah sangat dekat dengan kesuksesan tapi sayangnya mereka kemudian menyerah"

Rabu, Agustus 11, 2010

JURNAL PENYESUAIAN

Ingatkah Anda pelajaran dalam modul kelas XI yang lalu tentang jurnal
penyesuaian? Apakah sama dengan jurnal penyesuaian yang disajikan
dalam modul ini? Jawabnya adalah sama. Hanya saja jurnal penyesuaian dalam
modul kelas XI untuk perusahaan jasa dan dalam modul kelas XII ini untuk
perusahaan dagang. Sehingga yang berbeda dalam hal ini adalah karakteristik
perusahaannya. Jurnal penyesuaian dalam perusahaan dagang memiliki
kekhususan pada ayat jurnal penyesuaian persediaan barang.

Agar lebih jelasnya, maka dikemukakan apa yang dimaksud dengan jurnal
penyesuaian itu. Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk
menyesuaikan akun-akun sementara setiap buku besar yang belum
mencerminkan jumlah (saldo) yang sebenarnya.
Dari pengertian di atas, tentunya tidak semua akun memerlukan jurnal
penyesuaian pada akhir periode akuntansi. Akun mana saja yang memerlukan
penyesuaian ?.Baiklah, akan dibahas dalam materi selanjutnya.

1. Akun-akun yang Perlu Disesuaikan pada Akhir Periode Akuntansi
Sebagaimana telah dikemukakan dalam uraian terdahulu, maka dalam modul
ini hanya akun persediaan barang dagang yang diuraikan secara lebih rinci,karena akun-akun lainnya telah dipelajari dalam modul kelas I tentang jurnal
penyesuaian perusahaan jasa.

Perbedaan dan persamaan :
Jurnal Penyesuian pada perusahaan jasa dan perusahaan dagang
1. Persediaan barang dagang : pada perusahaan jasa tidak ada
2. Perlengkapan : kedua-duannya ada
3. Beban dibayar dimuka : kedua-duannya ada
4. Pendapatan diterima dimuka : kedua-duannya ada
5. Beban yang masih harus dibayar : kedua-duannya ada
6. Penyusutan aktiva tetap : kedua-duannya ada

Dari data di atas, jelaslah bahwa selain persediaan barang dagang, jurnal
penyesuaian yang dikerjakan bersifat mengulang saja. Selain itu dapat ditarik
kesimpulan bahwa transaksi perusahaan dagang lebih banyak dari pada transaksi
perusahaan jasa. Begitu juga akun-akun yang memerlukan jurnal penyesuaian,
untuk perusahaan dagang didalamnya terdapat akun – akun yang ada pada
perusahaan jasa. Sekarang dilanjutkan dengan penyesuaian persediaan barang
dagang.

2. Akun Persediaan Barang Dagang
Pada perusahaan dagang terdapat dua sistem pencatatan barang dagang, yaitu
sistem berkala (periodik) dan sistem berkelanjutan (perpetual).

Perusahaan dalam prakteknya sering menggunakan sistem periodik, yaitu setiap
pembelian barang dagang dicatat dalam akun pembelian dan setiap penjualan
barang dagang dicatat dalam akun penjualan, tanpa menghitung harga pokok
barang yang dijual tersebut. Sehingga untuk menentukan persediaan barang
dagang akhir periode dilakukan perhitungan jumlah barang dagang secara fisik
di gudang yang merupakan persediaan barang dagang akhir.
Bagaimana cara menentukan hasil usaha dalam periode tertentu ?. Dalam hal
ini persediaan barang dagang merupakan unsur yang sangat penting, karena
jumlah barang yang dibeli dan barang yang laku terjual tidaklah sama dalam
periode tersebut. Jumlah barang yang laku terjual biasanya dianggap menjadi
beban yang disebut juga harga pokok, dan jumlah persediaan barang yang belum
terjual dilaporkan dalam neraca sebagai aktiva. Oleh karena itu agar laporan
sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, maka perlu dilakukan penyesuaian
terhadap persediaan barang dagang. Untuk lebih jelasnya berikut akan disajikan
pencatatan penyesuaian terhadap persediaan barang dagang.

3. Pencatatan Jurnal Penyesuaian Persediaan Barang Dagang

a. Menggunakan pendekatan Ikhtisar Rugi Laba
Pada waktu dilakukan perhitungan rugi laba, maka persediaan awal akan
mempengaruhi harga pokok penjualan atau harga pokok barang yang laku
terjual. Oleh karena itu pada akhir periode , persediaan awal barang dagang
dipindahkan ke sebelah debit akun Ikhtisar rugi Laba dan mengkreditkan
akun persediaan awal barang dagang, seperti berikut !

Ihktisar Rugi Laba Rp. XXX
Persediaan barang dagang (awal) Rp. XXX

Sedangkan untuk penyesuaian persediaan barang dagang (akhir) dipindahkan
ke sisi debit akun Persediaan barang dagang dan mengkreditkan akun Ikhtisar
Laba Rugi, seperti berikut !

Persediaan barang dagang (akhir) Rp. XXX
Ikhtisar Rugi Laba Rp. XXX

b. Mengunakan pendekatan Harga Pokok Penjualan (HPP)
Bila menggunakan pendekatan harga pokok penjualan, maka yang perlu
diperhatikan adalah akun-akun yang harus dipindahkan ke harga pokok
penjualan. Akun apa saja yang termasuk unsur-unsur harga pokok penjualan?
Ada beberapa akun yang merupakan unsur-unsur harga pokok penjualan
yaitu sebagai berikut:
1. Persediaan barang dagang (awal)
2. Pembelian barang dagang
3. Biaya angkut pembelian
4. Retur pembelian
5. Potongan pembelian
6. Persediaan barang dagang (akhir), setelah dilakukan perhitungan secara
fisik pada akhir periode.

Jurnal Penyesuaian
Harga pokok penjualan Rp. xxx
Persediaan barang barang (awal) Rp. xxx

Harga pokok penjualan Rp. xxx
Pembelian Rp. xxx
Biaya angkut pembelian Rp. xxx


Retur pembelian Rp. xxx
Potongan pembelian Rp. xxx
Harga pokok penjualan Rp. xxx

Persediaan barang dagang Rp. xxx
Harga pokok penjualan Rp. xxx

4. Penyesuaian Perlengkapan
Mengapa perlengkapan perlu disesuaikan pada akhir periode ? Perlengkapan
sering juga dicatat sebagai bahan habis pakai. Pada mulanya perlengkapan
dibeli perusahaan merupakan aktiva lancar, yang dipakai dalam kegiatan
usahanya. Dalam pencatatan dibukukan sejumlah harga beli. Sehingga untuk
menentukan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode diperlukan perhitungan
secara fisik, yaitu dengan cara membandingkan jumlah mula-mula dalam
pembukuan dengan perlengkapan yang tersisa (yang masih ada) akhir periode.
Selisihnya itu merupakan beban pemakaian perlengkapan. Untuk mencatatnya
dalam jurnal penyesuaian yaitu sebagai berikut :
Beban pemakaian perlengkapan Rp. XXX
Perlengkapan Rp. XXX

Petuah PakDe :
"Apa pun SAYA BISA jika saya mau!"

Jumat, Juli 25, 2008

Struktur Dokumen HTML 5

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan saya mengenai HTML untuk tingkat lanjut, bagi kamu yang baru bela jar sangat disarankan untuk membaca terlebih dulu materi awal kita yaitu Dasar-Dasar HTML.


3. Grafik dalam Halaman Web
Biasanya orang menggunakan gambar untuk memperindah situsnya. HTML menyediakan tag <IMG> untuk menampilkan gambar dalam halaman web. Dari berbagai macam format gambar yang ada, hanya beberapa saja yang bisa dipergunakan dalam membuat halaman web. Format gambar yang paling sering digunakan adalah GIF dan JPEG. Format penulisannya adalah:

<IMG SRC = âfile_gambarâALT=ânama_alternatifâ>

Atribut SRC digunakan untuk menentukan sumber gambar. Atribut ALT berfungsi sebagai teks pengganti gambar untuk browser yang tidak bisa mendukung grafik, atau pada pihak client sengaja mematikan fasilitas pemanggilan gambar.

Contoh:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Grafik dalam halaman web</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<P ALIGN="left">www.waroengpakde.blogspot.com</P>

<P ALIGN="left"><IMG SRC="intec.gif" ALT="The Performance of Higher Education"></P>

</BODY>

</HTML>

Beberapa atribut pada tag <IMG> yang biasa digunakan dalam halaman-halaman web.

* BORDER : memberikan suatu border atau batas pada gambar, default-nya = 0
* HEIGHT, WIDTH : menentukan tinggi dan lebar suatu gambar dalam ukuran pixel
* HSPACE, VSPACE : menentukan jarak spasi horizontal dan spasi vertikal antara gambar-gambar dengan objek di sekitarnya
* ALIGN : mengatur perataan gambar terhadap objek di sekelilingnya. Nilainya bisa berupa LEFT, CENTER, RIGHT, BOTTOM, TOP dan MIDDLE

Contoh:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Atribut IMG </TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<P>The Performance of Higher Education, VSPACE = 20

<BR>

<IMG SRC="intec.gif" WIDTH="270" HEIGTH="70" ALT="intec HM" BORDER="2"

HSPACE="20" VSPACE="20">

<BR>www.waroengpakde.blogspot.com, HSPACE = 20</P>

<P>Jl. Brigjend Zein Hamid No. 40 Medan<IMG SRC=" intec.gif" WIDTH="203" HEIGHT="60"

ALT=" Information Technology and the Center for Integrated Education " HSPACE="20">Medan, HSPACE = 20

<BR>

</P>

</BODY>

</HTML>

4. Table
Tabel banyak digunakan karena dapat menampilkan informasi dengan bentuk yang ringkas dan mudah dibaca. Untuk membuat tabel digunakan tag awal <TABLE> dan tag penutup </TABLE>. Tag <TABLE> mewakili beberapa bagian penting, yaitu:

* CAPTION> ⦠</CAPTION> digunakan untuk membentuk judul tabel. Judul tabel ini akan terletak diluar tabel, bisa di bagian atas atau bagian bawah tabel
* <TH> ⦠</TH> berfungsi untuk meletakkan judul tabel di bagian peling atas atau paling kiri dari suatu tabel
* <TD> ⦠</TD> digunakan sebagai tempat menulis data atau informasi dalam tabel

Contoh:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tabel</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE>

<CAPTION>Seputar Calciomeecato</CAPTION>

<TR>

<TH>Nama Klub</TH>

<TH>Berita</TH>

</TR>

<TR>

<TD>Fiorentina</TD>

<TD>Fiorentina mendatangkan Nuno Gomes untuk menggantikan sang legenda Batigol</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Lazio</TD>

<TD>Lazio menjadi klub dengan rekor pembelian pemain sebesar 240 miliar lira!</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Perugia</TD>

<TD>Ahn Jung-Whan resmi menjadi pemain pinjaman Perugia</TD>

</TR>

<TR>

<TD>Udinese</TD>

<TD>Pemain Spanyol berusia 23 tahun, Luis Helguera menjadi pemain Udinese <BR>

dengan transfer senilai 349 juta lira</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Table ALIGN dan WIDTH

Perataan horizontal tabel menggunakan atribut ALIGN. ALIGN dapat bernilai LEFT untuk perataan kiri, CENTER untuk perataan di tengah dan RIGHT untuk perataan di kanan. Sedangkan untuk perataan vertikal menggunakan atribut VALIGN. VALIGN dapat bernilai TOP untuk perataan atas, MIDDLE untuk perataan di tengah dan BOTTOM untuk perataan di bawah.
Lebar tabel biasanya diatur menggunakan atribut WIDTH. Nilai WIDTH dapat dinyatakan dengan persen (%) yang menyatakan lebar tabel dalam persentase atau dinyatakan dengan pixel yang berarti ukuran sesungguhnya dari tabel.

Contoh:

<HTML>
<HEAD>

<TITLE>Tabel dengan WIDTH dan ALIGN</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<TABLE WIDTH="88%" HEIGHT="210">
<TR>
<TD WIDTH="30%" HEIGHT="110" VALIGN="top">Lihatlah VALIGN="top"<br>
Janganlah merasa malu mempelajari sesuatu yang tidak diketahuinya</TD>
<TD WIDTH="34%" HEIGHT="110" VALIGN="middle">Bandingkan dengan VALIGN ="middle"<br>
</TD>
<TD WIDTH="36%" HEIGHT="110" VALIGN="bottom">bagaimana dengan ini VALIGN="bottom"</TD>
</TR>
<TR>
<TD WIDTH="30%" HEIGHT="100" ALIGN="left">kalo ini ALIGN="left"</TD>
<TD WIDTH="34%" HEIGHT="100" ALIGN="center">ALIGN="center"</TD>
<TD WIDTH="36%" HEIGHT="100" ALIGN="right">Dunia diciptakan untuk
semua makhluk, bukan untuk kepentingan dunia itu sendiri, dan ini dengan ALIGN = "right"</TD>
</TR>
</TABLE>

</BODY>
</HTML>

Table CELLSPACING dan CELLPADDING

Atribut CELLSPACING digunakan untuk menentukan jumlah spasi yang terdapat di antara dua buah sel. CELLPADDING berfungsi untuk mengatur jumlah spasi yang terdapat di antara batas/border dengan isi atau teks di dalam sel tersebut

Contoh:

<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tabel dengan CELLSPACING dan CELLPADDING</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER="3" CELLPADDING="5" CELLSPACING="5" WIDTH="85%">

<TR>

<TD WIDTH="43%">baris 1, kolom 1</TD>

<TD WIDTH="57%">baris 1, kolom 2</TD>

</TR>

<TR>

<TD WIDTH="43%">baris 2, kolom 1</TD>

<TD WIDTH="57%">baris 2, kolom 2</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Table COLSPAN dan ROWSPAN

Atribut COLSPAN digunakan untuk menghubungkan beberapa kolom menjadi satu kolom. Sedangkan ROWSPAN digunakan untuk menggabungkan beberapa baris menjadi satu.

Contoh:
<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tabel dengan ROWSPAN dan

COLSPAN</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER="3" CELLPADDING="5" CELLSPACING="5" WIDTH="85%">

<TR>

<TD WIDTH="43%" ROWSPAN="2">baris 1, kolom 1<P>baris 2, kolom 1</TD>

<TD WIDTH="57%">baris 1, kolom 2</TD>

</TR>

<TR>

<TD WIDTH="57%">baris 2, kolom 2</TD>

</TR>

<TR>

<TD WIDTH="100%" COLSPAN="2">baris 3, kolom 1<P>baris 3, kolom 2</TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Table COLOR

Anda bisa memberi warna pada tabel. Selain warna latar belakang, border tabel bisa juga ditentukan warnanya. Untuk latar belakang digunakan atribut BGCOLOR, sedangkan untuk memberi warna pada border gunakan atribut BORDERCOLOR.

Contoh:
<HTML>

<HEAD>

<TITLE>Tabel dengan ROWSPAN dan COLSPAN</TITLE>

</HEAD>

<BODY>

<TABLE BORDER="3" CELLPADDING="3" CELLSPACING="5" WIDTH="100%" BORDERCOLOR="#FF0000">

<TR>

<TD WIDTH="50%" BGCOLOR="#808080"> </TD>

<TD WIDTH="50%"> </TD>

</TR>

<TR>

<TD WIDTH="50%"> </TD>

<TD WIDTH="50%" BGCOLOR="#008080"> </TD>

</TR>

</TABLE>

<TABLE BORDER="3" CELLPADDING="3" CELLSPACING="5" WIDTH="100%" BORDERCOLORLIGHT="#008080"

BORDERCOLORDARK="#800080">

<TR>

<TD WIDTH="100%"> </TD>

</TR>

</TABLE>

</BODY>

</HTML>

Petuah PakDe :
"Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia …."

Struktur Dokumen HTML 4

Pembahasan berikut dilanjutkan dengan bagaimana cara menggunakan grafik dalam halaman web. Tabel merupakan salah satu perintah yang pasti akan dipakai dalam membuat halaman web. Setelah pembahasan tabel, Anda akan mempelajari salah satu bagian terpenting dalam halaman web yang dinamis, yaitu form dan input


1. Ordered List
Ordered list digunakan untuk membuat daftar dimana tiap bagiannya memiliki nomor secara berurut. Ordered list dimulai dengan menggunakan tag <OL> dan diakhiri </OL>. Untuk menyatakan tiap bagiannya digunakan tag <LI> dimana tag ini tidak menggunakan penutup.

Contoh:

<HTML>
<HEAD><TITLE>Ordered List</TITLE></HEAD>
<BODY>
Empat besar pemain termahal di dunia
<OL>
<LI>Luis Figo
<LI>Hernan Crespo
<LI>Christian Vieri
<LI>Nicolas Anelka
</OL>
</BODY>
<HTML>

Ketika menggunakan perintah ordered list maka default penomoran adalah 1, 2, 3, â¦, Anda bisa mengubah nomor tersebut menggunakan atribut TYPE pada tag <OL>.

* TYPE = 1 ; daftar berurut dengan nomor 1, 2, 3 (default)
* TYPE = I ; daftar berurut dengan menggunakan bilangan Romawi besar (I, II, III, IV, â¦)
* TYPE = i ; daftar berurut dengan menggunakan bilangan Romawi huruf kecil (i, ii, iii, iv,.)
* TYPE = A ; daftar berurut dengan menggunakan abjad besar (A, B, C, D, â¦)
* TYPE = a ; daftar berurut dengan menggunakan abjad kecil (a, b, c, d, â¦)

Selain mengubah jenis penomoran, HTML juga menyediakan perintah untuk menentukan nilai awal penomoran. Atribut yang digunakan adalah START = n, dimana n adalah nilai awal penomoran.

Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>OL dengan atribut</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<OL TYPE=A>
<LI>Daftar empat pemain termahal didunia
<OL TYPE=I>
<LI>Luis Figo
<LI>Hernan Crespo
<LI>Christian Vieri
<LI>Nicolas Anelka
</OL>
<LI>Urutan lima sampai delapan
<OL TYPE=1 START=5>
<LI>Denilson
<LI>Gabriel Batigol
<LI>Ronaldo
<LI>Amoroso
</OL>
</OL>
</BODY>
<HTML>

2. Unordered List
Berbeda dengan ordered list, dalam unordered list tidak dijumpai urutan dalam suatu daftar. Setiap bagian dari unordered list ditandai dengan tanda bullet. Tanda bullet menjadi defaultdalam unordered list. Untuk membuat daftar dengan tanda ini digunakan tag awal <UL> dan tag akhir </UL>. Sama seperti ordered list, untuk tiap-tiap bagian digunakan <LI> tanpa tag penutup.

Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Unordered List</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Empat besar Seri-A Liga Indonesia
<UL>
<LI>PSM Makassar
<LI>Pupuk Kaltim
<LI>Persikota
<LI>Persija Pusat
</UL>
</BODY>
<HTML>

Selain default tanda bullet, Anda bisa menggunakan tanda cakram/disk, lingkaran, atau kotak. Caranya dengan menggunakan atribut TYPE pada tag <UL>

Contoh:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>UL dengan atribut</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
Klub sepakbola di Jawa Timur
<UL TYPE=square>
<LI>Mitra Surabaya
<LI>Persebaya
<LI>Persija Jember
</UL>
</BODY>
<HTML>

Petuah PakDe :
"Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku"